


Dulu waktu masih duduk di sekolah dasar sampai saya sekolah di SMU saya selalu senang ketika ayah saya memutar lagu dari band legendaris terbesar negeri kita yaitu koes plus yang berjudul kolam susu. Sebenarnya saya sempat berpikir panjang untuk menelaah apa arti sebenarnya dari lagu itu. tapi setelah mengerti apa artinya saya jadi tambah bahagia dan bangga menjadi warga negara Indonesia, sebuah negara yang kaya raya dengan anugerah melimpah nan luar biasa yang diberikan ALLAH SWT. Apa yang membuat saya bangga? koes plus menulis lagu itu dengan sangat jujur. saya takjub ketika dalam suatu wawancara di acara kick andy yang ditayangkan di metro tv pada pertengahan bulan November 2008, mereka menjelaskan dan meluruskan banyak kesalahpahaman atau ketidaktahuan masyarakat pencinta koes plus mengenai lagu kolam susu. salah satu pentolan koes plus. Yon Koeswoyo, dengan jujur mengatakan kalau ia dan Nomo Koeswoyo mendapat inspirasi untuk menulis lagu itu karena ketika itu Nomo Koeswoyo sempat bekerja di departemen pertanian dan kelautan. suatu ketika ada seorang peneliti dari jerman yang sedang bertugas melalui kerjasama Deptan dan Lembaga kelautan jerman, datang meninjau Laut Jawa tepatnya Teluk Jakarta. ketika itu si peneliti mengamati betapa bersemangatnya para nelayan Indonesia menangkap ikan, ia jadi tambah sumringah ketika mengamati kondisi Laut Indonesia yang memiliki tingkat ombak yang rendah sehingga tidak menyulitkan nelayan dan memancing datangnya banyak ikan untuk kemudian mudah ditangkap. kondisi ini sangat jarang ia temui di negara lain, yang umumnya memiliki ombak tinggi dan para nelayan nya kesulitan untuk "berhura-hura" menangkap ikan. kemudian si peneliti juga melakukan observasi tentang kesuburan tanah dan hutan Indonesia. Wow,lagi-lagi sang peneliti takjub karena secara umum tanah di Indonesia memiliki tingkat kesuburan yang sangat tinggi. Indonesia kaya akan ragam hayati, tidak ada negara lain yang bisa menandingi. sebuah kenikmatan yang luar biasa dari ALLAH SWT. itu sebabnya koes plus membuat lagu dengan lirik:
"bukan lautan hanya kolam susu, kail dan jala cukup menghidupimu. tiada badai,tiada topan kau temui. ikan dan udang menghampiri dirimu.
orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat,kayu dan batu jadi tanaman"
Huff,tp itu dulu...mungkin sekarang lagu kolam susu itu tidak lagi pantas di alamatkan untuk Indonesia, atau mungkin lirik nya haru diubah?
lihat kenyataan saat ini, lautan kita telah rusak, hutan kita telah gundul, keseimbangan alam terganggu dan bencana terjadi dimana-mana. semua karena kita tidak menghargai pemberian ALLAH SWT. kita hanya bisa merusak dan merusak lautan dan hutan. saya sungguh sedih melihat kenyataan itu.
saya tambah sedih ketika menyimak berita TV yang mengatakan negara kita adalah negara penghancur hutan tercepat atau berita yang mengukuhkan bahwa tingkat kerusakan laut dan biota di perairan Indonesia sudah sangat memprihatinkan.
secara umum kita telah menyia-nyiakan anugerah ALLAH SWT terhadap negeri kita. secara khusus kita telah merugikan diri kita sendiri. banyak sekali kerugian yang tidak cukup diuraikan secara gamblang. namun dari segi finansial, kerusakan ragam hayati di laut dan hutan Indonesia telah mengurangi peluang pendapatan yang sangat besar bagi negara yang tentu nya akan berguna besar bagi kesejahteraan rakyat Indonesia. bila laut dan hutan dikelola secara baik, secara manusiawi, taat pada hukum, melakukan regenerasi ragam hayati dan benar-benar dikelola secara transparan maka seharus nya kekayaan ini dapat menjadi tulang punggung perekonomian negeri kita. kauntungan dari sisi finansial pun akan sangat besar dan tiada tara.
tapi kenyataan nya? yah,anda hanya perlu sering menonton berita di TV untuk mengetahui kenyataan yang sebenarnya tentang kerusakan ragam hayati kita.
sebenarnya saya masih optimis.
tak ada kata terlambat. selama kita sebagai bangsa Indonesia yang bersatu dan mau bekerja keras, maka tak akan mustahil hutan dan laut kita akan kembali pulih dan lirik lagu kolam susu pun tidak perlu di ganggu gugat lagi.
SEMOGA.
=)

1 komentar:
artikelnya cukup menarik, dan menurut saya memang banyak kekurangan yang perlu diperhatikan dinegara kita salah satunya sperti artikel yg saya baca ini, jadi komentar saya bahwa kesejahteraan khususnya dalam memanfaatkan hasil laut dan hutan harus dilestarikan bersama, dan tentunya peran masyarakat dan pemerintah juga yang harus berush mewujudkan itu semua, sehingga nantinya kita dapat menikmati kekayaan negara kita menjadi lebih baik.
Posting Komentar